Thursday, December 4, 2014

Parleman Prancis Akui Negara Plestina

PARIS--- Dukungan terhadap pengakuan Negara Palestina terus mengalir dari daratan Eropa. Parleman Prancis mengikuti jejak Parleman Inggris,Irlandia,Spanyol, dan Pemerintahaan Swedia yang terlebih dahulu mengakui sebuah Negara.
                Dalam pemunggutan suara yang digelar Majelis Nasional, Selasa(2/12),lebih dari dua pertiga atau sebanyak 339 anggota dewan setuju dan 151 menolak. Resolusi penggakuan Negara Palestina diusulkan oleh partai mayoritas sosialis. Kendati tak bersifat mengikat, keputusan ini bias memberi tekanan pada pemerintah agar lebih aktif lagi dalam isu Israel-Palestina.
                "Dewan meminta pemerintah untuk mengakui Palestina sebagai sebuah Negara. Hal ini ditunjukan untuk memperjelas langkah diplomatic Negara kita dalam  berkontribusi terhadap perdamaian di Timur Tengah" Ujar Parleman resolusinnya.

 Dukungan Palestina sejumlah anggota parlemen Perancis (2/12)

Sumber: Koran Republika (4/12/2014)
Dukungan dari Suara Rakyat Indonesia

Menuas Partai Golkar

 


Pada hari kamis 04/12/2014 terpilihnya ARB(Abu Rizal Bakrie) yang terpilih menjadi ketua umum Golkar periode 2014-2019. Untuk info selanjutnya silahkan membaca:

Aburizal Bakrie atau Ical
Liputan6.com, Nusa Dua - Aburizal Bakrie secara aklamasi ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2014-2019 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX partai tersebut di Nusa Dua, Bali.

"Aburizal Bakrie telah mendapatkan 100 persen dari pemegang hak suara, dengan demikian Ical menjadi ketua terpilih periode 2014-2019," kata pemimpin Munas Partai Golkar Nurdin Halid, Rabu (3/12/2014).

Begitu Nurdin Halid selesai mengumumkan penetapan Aburizal atau Ical sebagai Ketua Umum Partai Golkar, suasana jadi riuh dengan suara peserta Munas yang menyanyi, "ARB siapa yang punya... ARB siapa yang punya..., yang punya kita semua."

Penetapan Aburizal Bakrie menjadi pemimpin partai berlambang beringin itu berjalan cepat, dimulai dengan pembahasan tata tertib, pembentukan formatur, pengajuan bakal calon, dan kemudian ditetapkan secara aklamasi.
Saat menyampaikan tanggapan dari DPP Partai Golkar atas pandangan umum Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tiap DPD tingkat I dan II Golkar di Hotel Westin, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa 2 Desember malam, Ical menyebut ada sejumlah agenda yang partai berlambang pohon beringin ke depan yang akan ditekankan untuk Fraksi Golkar di DPR.

Pertama, Ical memaparkan soal perjuangan dalam pembahasan Undang-undang (UU) Pemilu tentang Badan Usaha Milik Partai (BUMP) yang tengah diperjuangkan di DPR.

Selain itu, Ical mengatakan ada peraturan lain yang akan diusahakan di DPR, yaitu soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Pilkada dan Pemda yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia menekankan, supaya perppu itu ditolak. (Mvi)